Koperasi Butuh Berimajinasi

Jenius dunia, Albert Einstein, mengatakan “imajinasi lebih penting daripada pengetahuan”. Imajinasi itu penting, penuh harapan dan menerobos batasan.

Imajinasi dapat merubah situasi dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Imajinasi membuat peradaban kita melangkah maju bahkan membuat bumi ini menjadi dunia fantasi.

Dunia modern dirajut oleh imajinasi-imajinasi manusia: aspirasi konsumen, gagasan inovator dan harapan masyarakat atas masa depan. Imajinasi membuat sesuatu yang tidak  mungkin menjadi mungkin.

Coba bayangkan jika seniman legendaris dunia, Leonardi Da Vinci tidak pernah menggambar sketsa imajiner helikopter pada rentang 1483 hingga 1486.

Mungkin Wilbur Wright dan Orville Wright, dua orang yang berhasil membuat pesawat, tidak akan pernah terpikir untuk membuat serangkaian eksperimen membuat pesawat pada tahun 1900 hingga 1902.

Tanpa imajinasi, tidak akan pernah ada industri dirgantara dan pergi umroh akan menjadi perjalanan yang melelahkan tanpa pesawat.

Imajinasi tidak dibatasi oleh sumberdaya tapi ia mampu mengelola sumberdaya untuk menjadi lebih berguna berkali-kali lipat.  

Dapat dikatakan, kesuksesan kini tergantung dari kemampuan kita  untuk berimajinasi, menciptakan sesuatu  yang lebih ajaib.

Kemampuan berimajinasi telah menjadi modal berkompetisi  yang telah diperhitungkan oleh perusahaan global hari ini. Imajinasi adalah kemampuan yang  memang harus dimiliki oleh koperasi kita sekarang.

Koperasi yang memiliki keunggulan imajinasi akan mampu mengubah dunia. Koperasi memerlukan imajinasi yang hebat untuk menciptakan kesejahteraan untuk semua.

Imajinasi bisa muncul dari mana saja. Kita hanya perlu menstimulus anggota koperasi untuk lebih banyak membaca novel, menonton film, bermain game online, mendengarkan lagu, menulis puisi, menggambar, menari, bernyanyi membaca komik, mengunjungi pusat-pusat kebudayaan dan berdiskusi langsung dengan banyak pihak yang tidak terkait langsung dengan koperasi.

Dengan terguyurnya anggota koperasi dengan imajinasi. Kami percaya, aneka ragam “koperasi ajaib” akan tumbuh   subur di ibu pertiwi.

Koperasi ini akan muncul di sektor-sektor yang tak pernah terbayangkan oleh kita semua. Mungkin, kedepan koperasi komik, koperasi fashion, koperasi musik, koperasi teater, koperasi umroh, koperasi film, koperasi antariksa, koperasi starup, koperasi barang seni dan koperasi lainnya akan lahir tak terduga.

Percayalah dengan kekuatan imajinasi, kita bisa membuat Netflix, Kickstater, Bitcoin, Google, Tesla, Virgin, Mcdonald, Coca cola, Amazon, ToysRus, Gojek, Facebook bahkan Amazon  dengan semangat ala koperasi.

Kita butuh lebih banyak “Leonardi Da Vinci”  untuk menjadi anggota koperasi kita. Karena koperasi kita harus lebih berani berimajinasi yang lebih gila dari biasanya!

Kita perlu membangun pondasinya dari detik ini. Agar 10 hingga 20 tahun mendatang, lahir kembali generasi “Wilbur Wright dan Orville Wright” yang dapat menjadi arsitek yang memproduksi harapan kita hari ini, menjadi kenyataan di masa depan. (Wildanshah)