Inovasi itu Tindakan, Bukan Hanya Gagasan

Setiap orang bisa saja bergagasan. Tapi inovasi adalah sebuah tindakan. Karena inovasi yaang berhasil adalah saat kita dapat mewujudkannya di dunia nyata.

Jadi, tidak akan pernah ada inovasi tanpa implementasi dan eksekusi.

Dalam banyak  model bisnis, bahkan salah satunya koperasi. Upaya memecahkan masalah adalah proses kreatif, dan seringkali berhenti ketika solusi teknis telah ditemukan tanpa di uji berulang-ulang.

Padahal solusi bukan masalah ditemukannya ide. Solusi sangat terkait dengan penyederhanaan mekanisme dan ketepatan waktu.

Semakin cepat dan tepat solusi ditemukan, makin relevan dan berdampak inovasi yang kita galang. Karena itu, menunda-nunda, mengabaikan dan mentalitas yang minim keberanian merupakan penghalang besar bagi para inovator koperasi di Indonesia.

Kita perlu pandai menghindari jembakan “basa-basi” ide. Matinya inisiatif, mandulnya produktifitas, dangkalnya kreatifitas koperasi lebih sering disebabkan oleh proyek/proposal perubahan yang tidak ditindaklanjuti alias mati sebelum melangkah.

Inovasi bukan hanya berlomba-lomba menghasilkan ide baru, melainkan menerapkan beberapa alternatif ide segar yang diuji terus-menerus, dan diperbaiki berkali-kali agar menjadi semakin tangkas.

Tahapan penerapan inovasi sangat penting bagi koperasi. Inovasi dapat dijadikan suplemen baik untuk produk, distribusi, mekanisme, cara kerja, juga pendidikan anggota.

Fase ini merupakan puncak dari semua konsep yang diakumulasi dan dikurasi dari ide-ide anggota yang menjanjikan bagi pertumbuhan koperasi.

Menyuntikan inovasi pada koperasi perlu langkah kongkret, target, terukur, praktis, dan berkelanjutan. Agar inovasi di koperasi tidak hanya menjadi paradigma dan cara bertindak bagi pengurus  tapi juga anggota secara keseluruhan.

Inilah saat yang tepat bagi kita, para penggiat koperasi, untuk lebih berani bertindak menciptakan inovasi dan berfokus pada apa yang bisa kita lakukan.

Inovasi kita diharapkan dapat memberi energi baru agar koperasi dapat lebih tangkas dengan laju industri 4.0 dan semakin tangguh di masa pandemi Covid-19. 

Soal melahirkan inovasi. Kita harus mendengarkan nasehat Thomas Edison, menurutnya“Jenius adalah 1 persen inspirasi, 99 persen kerja keras”.

Bukan sembarang nasehat, nyata, inovasi memang hadir karena kerja keras, bukan karena kumpulan orang-orang yang kecanduan gagasan, tapi malas menginisasi pergerakan. (Wildanshah)